Tugas Mikrobiologi Angkatan 2012 : ” Peranan Mikroba yang Menguntungkan “”

Tugas ini diberikan pada Mahasiswa Pendidikan Biologi UIN Syahid Jakarta dalam memberikan informasi dan menambah wawasan mengenai “Peranan positif Mikroba bagi Kesejahteraan Manusia”. Adapun Alur Tugas sebagai berikut :

ALur

Keterangan

  1. Pemberian Tugas
  1. 10 Desember 2013
  1. Penerimaan Judul
  1. 13 Desember 2013
  1. Pembuatan Artikel dan Mengunggah
  1. 13 Desember 2013 s/d 28 Desember 2013 dengan batas akhir unggah tanggal  28 Desember pukul 20.00 WIB
  2. Informasi telah mengunggah pada bagian komentar halaman ini dengan menuliskan Nama, NIM,Kelas, Judul dan alamat blog
  1. Pemberian Komentar di tiap blog teman sekelas
  1. 28 Desember s/d 4 Januari 2014
  2. Tambahan nilai bagi teman sejawat/sekelas yang memberikan komentar berupa “sanggahan, persetujuan, penambahan informasi” dengan didukung referensi yang berbeda dari artikel penulis.

Microbial Literacy Test

Di bawah ini adalah instrument tes literasi microbiologi, saya meminta alumni Pendidikan Biologi dengan tahun masuk 2007 dan 2008 untuk mengisi instrumen ini.  Terima kasih atas kesediaan anda mengisinya.  Partisipasi anda sangat berarti bagi saya.

ABOUT MICROBIAL LITERACY TEST

Micrrobial Literacy Test was adapted from  Needham, C.  1999.  The View From America’s Back Porch. ASM News, 65 (4). Pp 215-219.  For Indonesian Context,   it was validated by Prof. Dr. Sri Rejeki, M.Pd (Indonesia Education University),  Dr. Any Fitriani, M.Si (Indonesia Education University), Prof. Dr.  Anja Meryandini, M.Si (Bogor Agricultural Institute) and   Dr. Aris Tri Wahyudi, M.Si (Bogor Agricultural Institute).

BlogQuest 1.03: Tanggapan ulang

A. Pendahuluan

Kita telah mendiskusikan “Polemik E. sakazakii” sebanyak empat sesi.  Diskusi yang berlansung selama seminggu telah memperkaya wawasan anda.  Tercatat 1.863 komentar dari 47  mahasiswa berpartisipasi secara aktif, setiap orang rata-rata berkomentar sebanyak 40 tercatat juga sebanyak 44 telah berpartisipasi secara aktif  pada setiap sesi.    Sebuah prestasi yang luar biasa….!!! Congrat! Saya bangga pada kalian semua.  Kerja keras anda “membanggakan Kami”.  Dan jangan berkecil hati, walaupun anda belum sempat berkomentar ditiap sesi, saya masih memberi kesempatan pada anda mendulang nilai dan poin, sebagai akhir dari Tugas ini!  Apa tugasnya silahkan baca bagian B dan C!

 

B. Tugas

Kami meminta anda untuk:

  • Membaca ulang …. komentar yang pernah anda tulis dan juga teman2 anda tulis pada blog ini, tentang polemik mengumumkan susu tercemar E. sakazakii, seluk beluk dan kehidupan E. sakazakii, dan hal yang bisa dilakukan sebagai Calon Guru Sains yang lebih melek sains dibandingkan masyarakat awam kepada masyarakat awam agar tidak ketakutan dengan E. sakazakii.
  • Menuliskan kembali tanggapan anda terhadap “perlu atau tidaknya pemerintah (BPOM/Menkes) dan IPB, mengumumkan 5 merek susu yang tercemar E. sakazakii”
  • Tanggapan yang anda tuliskan merupakan tanggapan ulang, setelah anda terlibat aktif dalam diskusi online di Group Medtek3B selama tanggal 20-26 November 2012.  Pada tanggapan ini anda dapat menuliskan dengan FORMAT ARGUMENASI 1.02
  • Tanggapan ulang tidak boleh melebihi 2 lembar.
  • FORMAT TANGGAPAN ULANG ADALAH SEBAGAI BERIKUT:

Setelah mengikuti diskusi dan membaca kembali kesimpulan dari teman-teman, saya (tetap/mengubah*) pendapat saya, yaitu:

KLAIM (jika ada silahkan TAMBAHKAN QUALIFER atau RESERVASI) Saya …………….  (menyetujui/tidak menyetujui*) keputusan IPB/BPOM/Kementrian Kesehatan dalam hal tidak mengumumkan merek-merek susu formula dan makanan yang terkontaminasi E. Sakazakii, ……………….
DATA ……………….……………….……………….……………….……………….……………….……………….……………….……………….………………
WARRANT ……………….……………….……………….……………….……………….……………….……………….……………….……………….………………
BACKING ……………….……………….……………….……………….……………….……………….……………….……………….……………….………………

*) Pilih salah satu

  • Tanggapan ulang dikirimkan ke email: dikumpulkan paling lambat 29 November 2012 pukul 24.00 melalui email ke:  yantiherlanti.uinjkt@gmail.com   dengan file ditik dalam word, kemudian dikirimkan melalui attachment files/lampiran berkas dengan aturan nama file/berkas sbb:
    • Argumentasi102-”No Absen.Nama Anda”.doc  atau
    • Argumentas102-”No Absen.Nama Anda”.docx  atau
    • Argumentasi102-”No Absen.Nama Anda”.rtf

 

C. Proses

Anda bisa membaca komentar selama diskusi pada grup facebook “Medtek3B”

 

 D.    Evaluasi

Tanggapan ulang anda akan dinilai  dengan skor sebagai berikut:

Skor Penjelasan
5 Wacana mengandung Klaim, data, penjamin dengan pendukungnya, dan qualifier/kualitas dan/atau reservasipengecualian [Reservasi](DKWBQR)
4 Wacana mengandung Klaim, data, penjamin dengan pendukungnya [Backing], tanpa kualitas dan/atau pengecualian (DKWB)
3 Wacana mengandung Klaim, data, penjamin tanpa pendukung [Backing] (DKW)
2 Wacana mengandung Klaim dan data (DK)
1 Wacana mengandung Klaim (K)

Keterangan:

D=data, K=klaim, W=Warrant/Penjamin, B=Backing/pendukung, R=Reservation/Rebutal/Pengecualian/Penyanggah, Q=Qualifier/Kualitas

BLOGQUEST 1.02: Diskusi Polemik E. Sakazakii

A.  Pendahuluan

Pada bagian terdahulu sangat jelas bahwa pro kontra terhadap keputusan IPB/BPOM/Menkes yang tidak mengumumkan merk-merk susu terkontaminasi E. sakazakii.     Pada sesi ini, anda sudah menetapkan posisi, di posisi pro atau kontra terhadap keputusan IPB/BPOM/Menkes tersebut.  Selanjutnya akan dilakukan beberapa sesi diskusi, yaitu 1) polemik yang akan memperlihatkan kekuatan argumentasi masing-masing pihak pro dan kontra, 2) ekplorasi untuk menggali lebih jauh tentang E. sakazakii.  3) Aksi sosial untuk masyarakat, aksi sosial adalah bentuk tanggung jawab anda sebagai pendidik ilmuwan di sekolah kelak dan masyarakat, anda akan diminta solusi dari polemik ini, solusi lebih berorientasi pada sebuah aksi untuk membangun kesadaran calon ilmuwan dan masyarakat. 4)  Sesi akhit, yaitu memberikan kesimpulan.

B.     Tugas

  1. Diskusi berkaitan dengan Pro Konta terhadap keputusan IPB/BPOM/Menkes yang tidak mengumumkan merk-merk susu terkontaminasi E. sakazakii akan dilakukan di grup facebook —> KLIK INI  “Medtek3B2012 yang telah disediakan.
  2. Diskusi terdiri dari 4 sesi, yaitu Sesi 1: Polemik, Sesi 2: Eksplorasi E. sakazakii,  Sesi 3: Aksi sosial, dan sesi 4: Kesimpulan.
  3. Setiap sesi akan dibuka selama 1 hari dengan waktu jeda selama 1 hari.
  • Diskusi sesi 1 berlangsung tanggal 20 November pukul 19.00 – 21.00
  • Diskusi sesi 2 tanggal 22 November pukul pukul 19.00 – 21.00
  • Diskusi sesi 3 tanggal 24 November Pukul 19.00 – 21.00
  • Diskusi sesi 4 tanggal 26 November pukul 19.00 – 21.00 WIB
  1. Pastikan anda mengomentari setiap sesi dari diskusi.
  2. Sebelum anda mengomentari anda harus terlebih dahulu membaca mekanisme moderasi diskusi.
  3. Aturan moderasi diskusi dapat dilihat pada grup FB, setiap orang dapat membubuhkan jempol anda (like it) apabila anda menyetujui aturan tersebut, dan memberi komentar  untuk bagian yang anda tidak setuju apabila anda tidak menyetujuinya

C.      Proses

Diskusi akan dilaksanakan pada grup FB yaitu Medtek3A 2012 mulai tanggal 20 – 26 November 2012

D.      Evaluasi

Penilaian pada sesi ini didasarkan pada kuantitas dan kualitas argumen anda ketika memberi komentar.  Setiap komentar akan dinilai dengan nilai sebagai berikut ini penilaiannya:

Skor Penjelasan
-2 Memberi komentar yang tidak berkaitan dengan topik diskusi
-1.5 Memberi komentar berupa klaim, data dan penjamin yang serupa dengan  pada komentar sebelumnya (plagiasi)
-1 Memberi komentar berupa klaim, data dan penjamin yang senada dengan  pada komentar sebelumnya (tidak mengandung kebaruan data, klaim, dan penjamin, walaupun dikemas dalam bahasa berbeda)
-0.5 Memberi data/penjamin/pendukung/pengecualian/klaim yang memiliki kesamaan dengan komentar sebelumnya
0 Memberi persetujuan/ketidaksetujuan tanpa menyebutkan Klaim yang disetujui/tidak disetujui
1 Memberi komentar berupa klaim saja, dan  tidak mengkaitkan dengan pendapat sebelumnya.  –> NEW KLAIM
2 Memberi komentar dengan merujuk pada pendapat dari komentar sebelumnya, untuk mendukung atau membantah klaim sebelumnya dengan sebuah klaim baru. COUNTER KLAIM/BACKING KLAIM –> NEW KLAIM
3 Memberi komentar dengan merujuk pada pendapat dari komentar sebelumnya,  untuk mendukung atau membantah klaim sebelumnya dengan sebuah klaim baru yang dilengkapi dengan bukti (Data/Evidence) –> COUNTER KLAIM/BACKING KLAIM –> NEW KLAIM+D
4 Memberi komentar dengan merujuk pada pendapat dari komentar sebelumnya,  untuk mendukung atau membantah klaim sebelumnya dengan sebuah klaim baru yang dilengkapi dengan bukti (Data/Evidence) dan alasan (jaminan/reasoning) –> COUNTER KLAIM/BACKING KLAIM + DW
5 Memberi komentar dengan merujuk pada pendapat dari komentar sebelumnya,  untuk mendukung atau membantah klaim sebelumnya dengan sebuah klaim baru tegas/kuat memperlihatkan kualitas/pengecualian yang dilengkapi dengan bukti (Data/Evidence) dan alasan (jaminan/reasoning) disertai penyataan yang mendukung terhadap penjamin  –> COUNTER KLAIM/BACKING KLAIM à NEW KLAIM + DWBRQ

CONTOH PENILAIAN —> PERHATIKAN CONTOH INI DENGAN BAIK

Skor Penjelasan Contoh
-2 Memberi komentar yang tidak berkaitan dengan topik diskusi Yang mau malam mingguan, kehambat diskusi HIV AIDS ya? Hayooo, jangan sambil mojok juga di ruang chat room, nanti kena HIV AIDS loh! (keluar dari topik diskusi)
-1.5 Memberi komentar berupa klaim, data dan penjamin yang serupa dengan  pada komentar sebelumnya (plagiasi) Kondom perlu dibagikan pada para PSK untuk mengurangi resiko terkena HIV AIDS. Walaupun penelitian dari Alan Guttmacher Institute  British Journal of Medicine dan New England Journal of Medicine memperlihatkan kegagalan kondom dalam mencegah masuknya virus HIV AIDS 20-30%, tetapi disitu potensi keberhasilannya 70-80%, bukan?  Jadi, tidak aman tapi  cukup efektif untuk mengurangi resiko terkena HIV AIDS.  http://fda.gov  menyatakan “Condoms are not 100% safe, but if used properly, will reduce the risk of sexually transmitted diseases, including AIDS” (Sama persis dengan pendapat Banu)
-1 Memberi komentar berupa klaim, data dan penjamin yang senada dengan  pada komentar sebelumnya (tidak mengandung kebaruan data, klaim, dan penjamin, walaupun dikemas dalam bahasa berbeda) Menurut FDA “Condoms are not 100% safe, but if used properly, will reduce the risk of sexually transmitted diseases, including AIDS”  tetapi mengurangi resiko kena HIV AIDS, paling tidak 70-80%,  hal ini berdasarkan penelitian tingkat kegagalan kondim melindungi pelaku seks bebas dari HIV AIDS dilaporkan oleh  Alan Guttmacher Institute  tahun 1989, mencapai 22.3 persen, British Journal of Medicine pada tahun 1987 mencapai 26 persen, dan New England Journal of Medicine pada tahun 1989 mencapai 33 persen.  Jadi penyebaran kondom, pada para pekerja seks wajib hukumnya.  (tidak mengandung kebaruan, mirip dengan pendapat Banu)
-0.5 Memberi data/penjamin/pendukung/pengecualian/klaim yang memiliki kesamaan dengan komentar sebelumnya Setuju dengan pendapat @sintara, kita harus melarang sex bebas, terbukti di wilayah yang ada larangan sex bebas dengan adanya hukuman bagi pengkhalwat dan pezina, seperti di NAD prevalensi HIV AIDS SEDIKIT yaitu cuma 0,78 kasus per 100.000 penduduk  (data yang disajikan sama dengan yang diberikan oleh sintara)
0 Memberi persetujuan/ketidaksetujuan tanpa menyebutkan Klaim yang disetujui/tidak disetujui Ya, saya setuju dengan pendapat @sintara
1 Memberi komentar berupa klaim saja, dan  tidak mengkaitkan dengan pendapat sebelumnya. HIV AIDS tidak dapat dicegah dengan pembagian kondom saja (pendapat Sintara)
2 Memberi komentar dengan merujuk pada pendapat dari komentar sebelumnya, untuk mendukung atau membantah klaim sebelumnya dengan sebuah klaim baru. Setuju dengan pendapat @sintara, pembagian kondom justeru memberi restu pada FREE SEX, padahal  free sex lah penyebab terbesar penyebaran virus HIV AIDS (pendapat Reni)
3 Memberi komentar dengan merujuk pada pendapat dari komentar sebelumnya,  untuk mendukung atau membantah klaim sebelumnya dengan sebuah klaim baru yang dilengkapi dengan bukti (Data/Evidence) Setuju dengan pendapat @sintara dan @reni, bahwa pembagian kondom kurang efektif mencegah penyakit HIV AIDS, justeru pencegahan FREESEX lah yang lebih efektif.  Kita bisa lihat data dari data tahun 2010 yang dapat dilihat di:  http://www.aidsindonesia.or.id, diketahui bahwa prevalensi (per 100.000 penduduk) tertinggi penderita HIV AIDS berada di propinsi  yang banyak penganut ‘free sex’ yaitu Papua (135,44 kasus), Bali (48,55 kasus), DKI Jakarta (31,67 kasus) dan Kepulauan Riau (22,29 kasus).  Adapun di wilayah yang melarang ‘free sex’ secara kuat seperti NAD  & Kalsel prevalensinya hanya 1,07 dan 0,78 kasus per 100.000 penduduk (Pendapat Rista)
4 Memberi komentar dengan merujuk pada pendapat dari komentar sebelumnya,  untuk mendukung atau membantah klaim sebelumnya dengan sebuah klaim baru yang dilengkapi dengan bukti (Data/Evidence) dan alasan (jaminan/reasoning) Menyanggah pendapat @rista, yang menyatakan bahwa kondom kurang efektif dalam mencegah penyakit HIV AIDS.  Perlu diingat bahwa kondom dibagikan di wilayah pekerja seks komersial kepada para pekerja seks, bukan kepada masyarakat umum (salah satunya baca: http://tanjungpinangpos.co.id/2011/12/hari-aids-bagikan-kondom-gratis/).  Jadi,  pada kasus ini kondom diperlukan untuk mengurangi resiko terkena HIV AIDS bagi pelaku seks bebas.  Walaupun penelitian dari Alan Guttmacher Institute  British Journal of Medicine dan New England Journal of Medicine memperlihatkan kegagalan kondom dalam mencegah masuknya virus HIV AIDS 20-30%, tetapi disitu potensi keberhasilannya 70-80%, bukan?  Jadi, tidak aman tapi  cukup efektif untuk mengurangi resiko terkena HIV AIDS.  http://fda.gov  menyatakan “Condoms are not 100% safe, but if used properly, will reduce the risk of sexually transmitted diseases, including AIDS”  (Pendapat Banu)
5 Memberi komentar dengan merujuk pada pendapat dari komentar sebelumnya,  untuk mendukung atau membantah klaim sebelumnya dengan sebuah klaim baru tegas/kuat memperlihatkan kualitas/pengecualian yang dilengkapi dengan bukti (Data/Evidence) dan alasan (jaminan/reasoning) disertai penyataan yang mendukung terhadap penjamin Saya setuju dengan pendapat @rista, agar penyakit HIV AIDS tidak tertular ke orang sehat, satu-satunya pencegahan yang paling efektif adalah orang sehat tidak melakukan SEX BEBAS.  Beberapa pihak menyebut prilaku ini dengan SEXUAL HEALTH (http://www.cdc.gov).  Pemerintah AS sendiri lebih gencar mempromosikan sexual health dibandingkan penggunaan  kondom.    Adapun bagi pekerja seks komersial, harus ada pemeriksaan, jika diketahui mereka terkena HIV AIDS, maka mereka tidak perlu diberi kondom,  dan saya tidak sependapat dengan @banu, tetapi yang dilakukan adalah pelarangan melakukan aktifitas sex dengan orang sehat.  Penggunaan kondom hanya dianjurkan pada pasangan yang salah satunya terkena VIRUS HIV AIDS, dan mereka tidak bercerai.  Membangun kesadaran akan sexual health, puasa seks bagi penderita AIDS atau menggunakan kondom bagi pasangan masih setia tetapi salah satunya terkena HIV AIDS  adalah upaya jitu memotong mata rantai penularan HIV AIDS.  Pada dasarnya tingkah laku manusia dikendalikan oleh kesadaran yang mendarah daging, kesadaran itu sendiri dibangun melalui pengetahuan terlebih dahulu.  Penelitian KPAN (Komisi Penanggulangan AIDS NASIONAL) tahun 2010 di Bali, menunjukkan  kesadaran yang belum mendarah daging, membuat mereka sulit mengubah kebiasaan dalam perilaku seks.  Begitu pula penelitian dari FKM Unair 2011 menunjukkan pengetahuan PSK yang kurang mengakibatkan tindakan juga kurang.  (Pendapat Ahmad)

BlogQuest 1.01: Merk susu formula dan makanan bayi terkontaminasi E. sakazakii haruskan diumumkan?

A. Pendahuluan

Nama E. sakazakii tiba-tiba populer.  Ini diawali dari penelitian yang dilakukan di IPB oleh dosen Fakultas Kedokteran Hewan (FKH) Dr. Sri Estuningsih.  Penelitiannya sendiri dimulai pada tahun 2003 dengan menggunakan 22 sample produk susu formula dan 15 sampel makanan bayi  yang beredar di masyarakat. Hasilnya menunjukkan bahwa, 22,73% susu formula dan 40% makanan bayi terkontaminasi bakteri E. sakazakii (baca selengkapnya di http://medicastore.com/e_sakazakii/index.htm).

Kehebohah E. sakazakii terjadi ketika,  hasil penelitian ini  dipaparkan pada Seminar Hasil Penelitian IPB tahun 2007 dan diunggah untuk dipublikasikan secara luas melalui website IPB pada tahun 2008.  Pada sisi lain seorang warga negara (David ML Tobing)  yang mewakili masyarakat merasa menjadi korban dan melakukan tuntutan, pada tanggal 20 Agustus 2008, Pengadilan Negeri Jakarta Pusat mengabulkan gugatan David. IPB, dan BPOM harus mengumumkan merk susu formula terkontaminasi  E. sakazakii (baca selengkapnya http://www.tempo.co/read/news/2012/02/09/063382968/IPB-Harus-Umumkan-Penelitian-Susu-Berbakteri).

Polemik mulai terjadi, karena IPB menolak mengumumkan merk-merk susu formula terkontaminasi E. sakazakii dengan alasan tertentu, baca selengkapnya di http://www.pikiran-rakyat.com/node/134865

 

B. Tugas

Kita akan mendiskusikan tentang polemik E.sakazakii: “Apakah IPB/BPOM/Menkes harus mengumumkan merk susu/makanan bayi yang terkontaminasi E. sakazakii?  Sebelum mendiskusikan ada beberapa tahap yang anda harus lakukan:

  1. Anda akan terbagi menjadi dua kelompok, yaitu Pro dan kontra terhadap sikap IPB/BPOM/Menkes yang tidak mengumumkan merk-merk susu/makanan bayi terkontaminsai E. sakazakii.
  2. Untuk memperkaya wawasan anda, anda diharuskan membaca artikel-artikel yang tersaji pada tautan yang ada pada bagian C (proses)
  3. Proses selanjutnya adalah pembuatan artikel/wacana argumentasi yang merupakan tugas individu dengan judul “Polemik E. sakazakii”.    Wacana argumentasi dibuat dalam bentuk artikel maksimal dua lembar A4 ditik dengan spasi 1 ½  dan ukuran font 12. Kriteira penilaian untuk sebuah wacana argumentasi dapat dilihat pada bagian D (Evaluasi).   Pengumpulan wacana argumentasi pada tanggal 19 November 2012 melalui  email ke yantiherlanti.uinjkt@gmail.com,  Format untuk penulisan wacana/artikel argumentasi silahkan unduh FORMAT ARGUMENTASI 1.01.    File ditik dalam word, kemudian dikirimkan melalui attachment files/lampiran berkas dengan aturan nama file/berkas sbb:
  • Argumentasi101-”No absen.NamaAnda”.doc   atau
  • Argumentas101-”No absen.Nama Anda”.docx  atau
  • Argumentasi101-”No absen.Nama Anda”.rtf
  1. Diksusi polemik E. sakazakii akan diselenggarakan pada tanggal 20-26 November yang akan dibagi menjadi 4 sesi diskusi, harap mengecek grup Medtek2012 untuk informasi selanjutnya.

 

C. Proses

Berikut ini adalah tautan yang berisi kumpulan berita polemik E. sakazakii, silahkan buka:

Memahami E.sakazakii, silahkan buka tautan berikut:

 

D.       Evaluasi

Artikel yang anda kumpulkan akan dinilai, dengan rubrik penilaian sebagai berikut:

Skor Penjelasan
5 Wacana mengandung Klaim, data, penjamin dengan pendukungnya, dan qualifier/kualitas dan/atau reservasipengecualian [Reservasi](DKWBQR)
4 Wacana mengandung Klaim, data, penjamin dengan pendukungnya [Backing], tanpa kualitas dan/atau pengecualian (DKWB)
3 Wacana mengandung Klaim, data, penjamin tanpa pendukung [Backing] (DKW)
2 Wacana mengandung Klaim dan data (DK)
1 Wacana mengandung Klaim (K)

Keterangan:

D=data, K=klaim, W=Warrant/Penjamin, B=Backing/pendukung, R=Reservation/Rebutal/Pengecualian/Penyanggah, Q=Qualifier/Kualitas